Connect with us

16 Orang Positif Covid-19, Tiga Desa di Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon Dijaga Ketat

Berita Cirebon Radio

16 Orang Positif Covid-19, Tiga Desa di Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon Dijaga Ketat

PLERED [89,2 CR] – Belasan warga Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terpapar Covid-19. Mereka diantaranya keluarga, perangkat desa, pembantu dan tukang becak. Kini yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri di RSUD Arjawinangun.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni SKm MKes menjelaskan, total 16 orang warga Trusmi Kulon positif Covid-19. Jumlah tersebut diantaranya 9 pihak keluarga, 5 aparat desa, 1 tukang becak dan 1 pembantu rumah tangga.

“Terpapar kasus nomor 42. Karena pemukiman padat jadi penambahan kasus cukup signifikan. Di Kabupaten Cirebon ini yang terbanyak,” ungkapnya di hadapan awak media, Minggu (26/7/20).

Lebih lanjut Enny menerangkan, yang terpapar adalah kontak langsung dengan pasien 42. Awalnya pasien 42 sakit di Semarang, kemudian pihak keluarga membawanya ke rumah sakit. Selang 5 hari pasien dirawat di rumah dan hasil rapid test negatif. Namun selang 2 hari kondisinya memburuk. Setelah swab test hasilnya positif Covid-19.

“Dijemput oleh keluarga dan pihak desa. Kemudian menjalani perawatan di rumah sakit, awalnya negatif, tapi setelah itu positif,’ jelasnya.

Gugus Tugas Covid-19 tambah Enny, telah melakukan tracing kepada 155 warga Trusmi Kulon. Pihaknya juga akan melakukan swab test massal kepada warga sekitar desa tersebut. Upaya lain yang dilakukan dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Tiga desa yakni Trusmi Kulon, Wetan dan Wotgali akan di jaga ketat oleh pihak yang berwajib.

“Swab test massal sekitar 500 – 1000 orang yang ada di daerah itu. Kami terapkan PSBM dan akses keluar masuk desa dijaga ketat aparat,” tandasnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top