Connect with us

Bulan Ramadan, Tempat Hiburan Malam Tutup, Ibadah di Masjid Memperhatikan Prokes

Berita Cirebon Radio

Bulan Ramadan, Tempat Hiburan Malam Tutup, Ibadah di Masjid Memperhatikan Prokes

KEJAKSAN [89,2 CR] – Jelang Ramadan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menyampaikan hal yang terkait dengan aturan dan ketentuan kegiatan di bulan suci Ramadhan.

Untuk tempat hiburan malam, kata Sekda, operasional sebelum Ramadhan memang masih jam normal dan berakhir Ramadan harus tutup.

“Jelang Ramadan kita harap menutup operasionalnya, nanti ada tim pengawas hiburan malam yang meninjau,” ujar Sekda.

Untuk kegiatan ibadah, lanjut Sekda, yang bersifat jamaah di masjid boleh dilakukan sepanjang memperhatikan protokol kesehatan dan kapasitas masing-masing tempat ibadah.

“Salat bersama itu silahkan sesuai protokol kesehatan,” ucap Agus Mulyadi.

Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Drs. Agus Suherman SH.MH mengatakan, ditutupnya operasional tempat hiburan sebagai upaya menghormati bulan suci Ramadan.

“Mereka (pelaku usaha hiburan malam) sudah memahami bahwa H-1 Ramadhan tempat hiburan sudah mulai tutup, itu selama Ramadhan, buka kembali H + 3 Lebaran,” kata Agus Suherman.

Ia mengungkapkan, aktivitas lain seperti aktivitas budaya, setiap Bulan Ramadhan memang tidak terlalu banyak, terlebih dahulu saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Aktivitas budaya hanya latihan-latihan saja, tidak ada acara, kita lebih pada fokus pada acara di Bulan Ramadan,” ungkapnya.

Terkait peraturan yang berlaku tempat hiburan yang membenarkan tetap, Agus mengungkapkan, bahwa sanksi itu kemudian ditindak oleh Satpol-PP, pihaknya hanya melakukan pembinaan.

“Kami hanya pembinaan, untuk sanksi itu Satpol-PP selaku penegak perda,” ujar Agus Suherman.

Sementara itu, Kepala Satpol-PP Kota Cirebon, Edi Siswoyo, SAP melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas), Suweka, SAP, MSi, menyampaikan, tempat hiburan malam, termasuk karaoke itu harus sudah tutup pada H-1 Ramadan.

“Dari DKOKP dalam waktu dekat segera melakukan sosialisasi kepada para usaha hiburan malam,” kata Suweka.

Ia juga menekankan, akan beri perhatian lebih pada tempat pusat olahraga hobi, seperti billiar.

“Ramadan itu aktivitas biasanya lebih ke malam hari, nanti akan kami perhatikan,” ungkapnya.

Suweka mengatakan, untuk Satpol-PP tidak ada kata yang terkait tugas atau kegiatan-kegiatan di Bulan Ramadhan.

“Kami tetap melaksanakan patroli, menindak pelanggar-pelanggar aturan, saat ini masih fokus penerapan prokes, harapannya warga Kota Cirebon di Bulan Ramadan menaati SE Kemenag, SE Wali Kota, serta anjuran-anjuran tentang aktivitas di Bulan Ramadan,” pungkas Suweka.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top