Connect with us

Anggota DPRD Provinsi Jabar Kritisi Soal Kekerasan Anak

Berita Cirebon Radio

Anggota DPRD Provinsi Jabar Kritisi Soal Kekerasan Anak

SUMBER [89,2 CR] – DPRD provinsi Jawa Barat menyoroti  sikap pemerintah daerah dalam menangani kekerasan terhadap anak yang kerap terjadi di masyarakat. Pemerintah daerah wajib memahami antara hak anak dan upaya pemulihan trauma.

“Ada klaster yang harus dipahami oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Masyarakat harus diedukasi agar tidak salah dalam memahaminya,” ujar anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Yuningsih saat kunjungan kerja, Senin (15/06/20).

Yuningsih menjelaslan terdapat beberapa klaster yang harus dipahami. Diantaranya pemenuhan terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak. Ia mencontohkan pemerintah daerah wajib memiliki perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda tersebut harus diimplementasikan dengan baik. Selanjutnya pemenuhan pendidikan, perlindungan dan kawasan ramah anak.

“Anak adalah generasi bangsa maka harus dilindungi baik kesehatan dan kesehatan termasuk pendidikan. Jangan sampai anak menjadi bahan ekploitasi yang berakibat merusak masa depannya,” tambahnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas PPKBP3A (Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Cirebon Drs Iyan Ediyana MM MSi menambahkan, kekerasan anak muncul didasari faktor ekonomi. Oleh sebab itu membutuhkan keterlibatan seluruh dinas.

“Dorongan ekonomi yang akhirnya anak jadi korban kekerasan. Harus seluruh dinas terlibat,” paparnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top