Connect with us

Buruh di Kota Cirebon Minta THR Tidak Dicicil

Berita Cirebon Radio

Buruh di Kota Cirebon Minta THR Tidak Dicicil

KEJAKSAN [89,2 CR] – Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya berunjuk rasa di depan Balai Kota Cirebon. Buruh menolak pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dicicil oleh perusahaan.

Wakil Presiden DPP FSPMI Asep Fedi Hartono mengatakan aksi unjuk rasa dilakukan secara serentak seluruh Indonesia. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas para buruh terhadap kondisi ekonomi yang semakin sulit.

“Permintaan kami THR jangan dicicil. Perusahaan harus memberikan secara full sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan,” kata dia kepada awak media, Senin (12/04/21).

Asep mengatakan pembayaran THR kepasa buruh merupakan kewajiban perusahaan. Ketika perusahaan mengalami kesulitan untuk membayar THR. Seharusnya kata dia dinas tenaga kerja ikut melakukan pengawasan.

“Memang ada beberapa perusahaan yang kesulitan untuk membayar THR, tapi itu tugas pengawas. Harus dilihat kemampuan perusahan itu untuk membayar THR,” kata Asep.

Selain menuntut agar pembayaran THR, FSPMI Cirebon Raya juga menuntut agar UU Omnibus Law dicabut. Asep juga meminta agar Wali Kota Cirebon merekomendasikan upah minimum sektoral.

“Kita tahu hari ini ada sidang MK tentang UU Omnibus Law. Kami minta agar Omnibus Law dicabut,” kata Asep.

Dalam aksinya itu, para buruh menjaga jarak barisan saat berunjuk rasa. Semua buruh yang terlibat pun mengenakan masker serta atribut FSPMI.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top