Connect with us

Cegah Pemudik Curi Start, Polresta Cirebon Laksanakan Pengetatan di Sembilan Titik

Berita Cirebon Radio

Cegah Pemudik Curi Start, Polresta Cirebon Laksanakan Pengetatan di Sembilan Titik

WERU – Petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Pemkab Cirebon dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, melakukan pengetatan di sembilan titik secara serentak, Senin (3/5). Hal tersebut dilakukan terhadap kendaraan dari luar Kabupaten Cirebon pada sembilan titik pos check point.

Kasatlantas Polresta Cirebon, Kompol Ahmat Troy Aprio mengatakan, pengetatan dilakukan untuk mencegah kendaraan berplat luar Kabupaten Cirebon. Pihaknya mencurigai kendaraan-kendaraan tersebut akan melaksankan perjalanan mudik.

“Pada pelaksanaannya memeriksa kendaraan plat nomor luar wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini untuk mengecek tujuan dan mengecek dokumen kesehatan bebas Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, bagi pengendara yang belum memiliki surat keterangan bebas Covid-19 akan diarahkan ke fasilitas rapid test antigen gratis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dan Urkes Polresta Cirebon. Rangkaian kegiatan pengetatan larangan mudik tersebut dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Apabila terdapat masyarakat yang terkonfirmasi positif akan ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dengan cara diputar balikan atau dikarantina selama lima hari. Dan ini juga sudah dikoordinasikan dengan pihak rumah sakit,” jelasnya.

Troy mengungkapkan, pelaksanaan penyekatan dibagi beberapa tahap. Pertama ialah pra penyekatan yang digelar dari tanggal 22 April sampai tanggal 5 Mei. Artinya, melaksanakan pengetatan arus mudik yang sudah melakukan perjalanan mendahului. Dalam pelaksanaannya, dilakukan secara tentatif dan fleksibel. Namun jika menerima informasi dari Karawang sudah banyak yang lolos, maka penyekatan akan dilaksanakan.

“Kalau untuk tahap kedua, penyekatan secara ketat dimulai tanggal 6 – 17 Mei. Kami akan melakukan penjagaan ketat selama 24 jam. Nantinya seluruh pos penyekatan akan memutar balikan kendaraan pemudik,” terang Troy.

Troy menambahkan, pada tanggal 18 Mei ke atas akan, dilakukan pengetatan pasca masa mudik untuk mengantisipasi terjadinya gelombang kedua mudik. Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat tetap dirumah dan tidak melakukan perjalanan luar kota untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Lebih baik masyarakat dirumah saja. Tolong bantu pemerintah supaya penyebaran Covid-19 tidak semakin merajalela,” pungkasnya. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top