Connect with us

DPRD Inisiasi Empat Raperda dan Ambil Keputusan terkait Rencana Hibah untuk YPSGJ

Berita Cirebon Radio

DPRD Inisiasi Empat Raperda dan Ambil Keputusan terkait Rencana Hibah untuk YPSGJ

KEJAKSAN [89,2 CR] – DPRD Kota Cirebon melakukan empat rancangan daerah (raperda) dalam rapat paripurna di ruang Griya Sawala. Empat raperda yang disetujui untuk dibahas itu merupakan inisiasi dari DPRD Kota Cirebon.

Keempatnya yakni Raperda tentang Smart City atau Kota Cerdas, Raperda tentang Penyelenggaraan Utilitas Kabel, Raperda tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, serta Raperda Konservasi Air Tanah Melalui Sumur dan Lubang Resapan Biopori.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati SPd persetujuan, persetujuan keempat raperda itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Empat raperda yang berasal dari DPRD ini telah disetujui. Selanjutnya akan disampaikan kepada walikota Cirebon pada rapat paripurna yang akan datang, ”kata Affiati.

Affiati mengatakan, DPRD telah membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas empat raperda yang telah disetujui itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Mohamad Handarujati Kalamullah SSos menyebutkan, keempat raperda itu diusulkan Komisi I, II, III dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) kepada pimpinan DPRD pada 22 Maret. Kemudian, pada 31 Maret pimpinan DPRD mengkaji keempat raperda itu.

“Smart city Kota Cirebon termasuk 25 kota terbaik di Indonesia. Kota cerdas merupakan sistem pemerintahan yang mendukung terciptanya layanan publik inovatif dan akuntabel. Sehingga perlu regulasi mengenai Smart City, sehingga bisa mewujudkan Cirebon Satu Data, ”kata Handarujati.

Politisi yang akrab disapa Andru itu menjelaskan, Raperda tentang Smart City menjadi penyelenggaraan baru Cirebon Satu Data yang bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Selain itu, dia juga bisa menjadi baru masyarakat dan pelaku usaha.

Andru juga menjelaskan tentang tujuan dibuatnya Raperda tentang Utilitas Kabel. Raperda ini akan menjadi baru bagi kenyamanan dan ketertiban pembangunan di Kota Cirebon.

Pemeliharaan, pemeliharaan, pengawasan, dan lainnya. Sehingga, upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pembangunan yang menimbulkan permasalahan, ”kata Andru.

Lebih lanjut, Andru menerangkan, Raperda tentang Pembangunan Ketahanan Keluarga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon. Hal itu sesuai dengan amanat UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Keluarga.

“Tujuannya dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga. Keluarga diarahkan menjadi tangguh dan ulet. Tentunya agar bisa mengembangkan diri, hidup harmonis, dan mencapai kebahagiaan lahir dan batin, ”kata Andru.

“Untuk Raperda tentang Konservasi Air Tanah Melalui Sumur dan Lubang Resapan Biopori adalah menanggulangi dampak ekologi dari pembangunan. Peningkatannya pada pengalihan lahan terbuka menjadi berdampak pada kemampuan alami untuk terus menurun. Sehingga tata guna lahan, ”kata Andru menambahkan.

Selain memberikan empati raperda, rapat paripurna juga membahas tentang pengambilan keputusan terhadap hibah barang milik daerah kepada Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ).

Dalam keputusannya, disampaikan Ketua Pansus Hibah BMD untuk YPSGJ, Edi Suripno SIP MSI, bahwa DPRD tidak percaya dua poin, yakni barang milik daerah seluas 10.300 meter persegi aset Pertamina tidak dapat dipindahtangankan / tidak dapat dihibahkan.

Kedua, atas tanah yang digunakan YPSGJ seluas 10.300 meter persegi, untuk selanjutnya agar Pemerintah Kota Cirebon melaksanakan permintaan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, dengan menggunakan bentuk sewa dan aset tetap menjadi Pemkot Cirebon.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top