Connect with us

Gandeng FKKC, MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar

Berita Cirebon Radio

Gandeng FKKC, MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar

KESAMBI – Sesuai Undang-Undang No 17 tahun 2014, setiap anggota MPR RI memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI. Kali ini, kegiatan tersebut digelar dengan menggandeng Forum Kuwu Kabupaten Cirebon (FKKC), Selasa (8/6).

Ketua Kelompok 3 Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Alimin Abdullah menjelaskan bahwa bila bangsa ini mau kuat maka setiap warga Indonesia harus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar MPR RI.

Alimin yang juga merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi PAN itu menuturkan empat pilar itu adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Empat pilar itu harus dijaga dan dipelihara oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Karena dengan memahami dan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar ini, akan menjadi kekuatan kita sebagai bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Herman Khaeron yang turut serta dalam Kelompok 3 Sosialisasi Empat Pilar MPR RI menjelaskan satu demi satu empat pilar MPR RI secara terperinci di hadapan para kuwu se-Kabuparen Cirebon. Pilar pertama yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, semestinya dilaksanakan dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ia mengungkapkan pilar kedua dalam empat pilar MPR RI adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara. Bahkan, Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang pandai bersyukur.

Sedangkan pilar ketiga menjelaskan bentuk negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbentuk Republik. Pilihan bentuk negara merupakan komitmen bersama para pendiri bangsa sejak awal berdirinya negara Indonesia.

“Pilar keempatnya yaitu Bhinneka Tunggal Ika menjadi Semboyan Negara Republik Indonesia. Berbeda-beda tetapi satu jua, dinilai relevan dengan keperluan strategis Bangsa Indonesia. Walaupun Indonesia terdiri dari banyak suku, agama, ras, budaya, adat, dan bahasa, namun tetap satu kesatuan sebangsa dan setanah air,” pungkasnya. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top