Connect with us

Ini Kata Guru Besar Unpad Soal Hibah YPSGJ Kota Cirebon

Berita Cirebon Radio

Ini Kata Guru Besar Unpad Soal Hibah YPSGJ Kota Cirebon

KEJAKSAN [89,2 CR] – Pansus Hibah YPSGJ mengundang Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, di ruang rapat Griya Syawala DPRD Kota Cirebon, Senin (22/06/20). Rapat ini untuk memastikan keputusan yang diambil nanti tidak menyalahi aturan secara hukum.

Rapat dihadiri langsung anggota Pansus dan unsur pimpinan DPRD Kota Cirebon. Berbagai pertanyaan disampaikan anggota pansus dari mulai tentang aturan hibah sampai tentang hibah yang dilakukan Pemkot Cirebon kepada YPSGJ.

Prof. Dr. I Gde Pantja Astawa, S.H., M.H. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung menjawab kegamangan para anggota Pansus dengan Legal Opinion. Berdasarkan aturan baik dalam bentuk undang – undang bahkan sampai Peraturan Daerah (Perda), hibah Pemkot ke YPSGJ diperbolehkan.

“Mengacu pada Undang Undang No 1 Tahun 2004 tenang perbendaharaan negara. Peraturan Pemerintah No 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara daerah dan Permendagri No 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, maka kesimpulannya hibah tersebut diperbolehkan, tidak ada penghalang yuridis,” jelasnya kepada awak media.

Berdasarkan aturan yang diatas lanjut I Gde Panjta, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan telah menyerahkan sepenuhnya komplek stadion Bima kepada Pemkot Cirebon. Wali Kota Cirebon sebagai pengelola maka berhak memberikan hibah dengan catatan tempat itu tidak digunakan untuk kegiatan pemerintahan. Apalagi hibah untuk memajukan dunia pendidikan di wilayah 3 Cirebon.

“Hibah itu artinya menyerahkan sepenuhnya, otomatis sudah menjadi hak Pemkot Cirebon. Hibah dilarang jika tanahnya digunakan untuk kegiatan pemerintahan. Namun hibah yang dimaksud tanahnya tidak digunakan maka diserahkan kepada YPSGJ untuk pengembangan fakultas kedokteran. Dari pada tidak jelas lebih baik untuk kepentingan yang bakal memajukan Kota Cirebon,” paparnya.

Direktur Eksekutif Pusat Konsultasi Pemerintah Daerah (PKPD) ini juga menegaskan, YPSGJ bukan yayasan komersil melainkan nirlaba. Artinya bukan semata – mata mencari keuntungan namun lebih mengedepankan pelayanan dan pengembangan untuk anak didik.

“Catatan lain YPSGJ tidak mencari keuntungan. Uang yang dipungut dari mahasiswa dikembalikan lagi dalam bentuk fasilitas,” tandas dia. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top