Connect with us

Kabar Baik, Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Membaik Setelah Terapi Plasma

Berita Cirebon Radio

Kabar Baik, Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Membaik Setelah Terapi Plasma

SUMBER [89,2 CR] – Guna mempercepat kesembuhan bagi para pasien terkonfirmasi positif Covid-19, tim dokter di Kabupaten Cirebon mulai menerapkan metode terapi plasma. Uji terapi plasma sudah dilakukan pada pasien positif Covid-19 dengan kategori status berat yang hasilnya cukup memuaskan.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, penerapan uji sample plasma, saat ini telah dilakukan pada dua pasien positif yang masuk kategori berat di RSUD Waled. Untuk sementara donor plasma diperoleh dari RSUD Gagot Subroto dan RSPI Sulastri Saroso Jakarta.

“Hasilnya cukup memuaskan kepada dua pasien tersebut. Terapi plasma hanya akan digunakan bagi pasien Covid-19 kategori sedang dan berat,” ujarnya kepada awak media, Kamis (17/9/20).

Enny menjelaskan, RSUD Waled sebenarnya sudah mengembangkan satu mesin Immunotherapy dalam penanganan pasien positif Covis-19 yang diisolasi. Hanya ada ketergantungan obat penunjang yang dirasa riskan di mana dalam satu minggu terakhir peredaran di Indonesia sudah semakin sulit diperoleh. Oleh karena, pihaknya mencoba melakukan terapi plasma.

“Semoga saja langkah ini bisa terus mempercepat kesembuhan pasien,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Dokter Penanganan Covid-19 di RSUD Waled, dr. Ahmad Fariz Malvi Zam-Zam Zein, mengungkapkan, setelah melakukan terapi plasma terhadap dua pasien di RSUD Waled, kondisi pasien terus membaik namun tetap dilihat dari lama rawat pasien.

“Kondisi dua pasien juga yang sudah dilakukan terapi plasma dari sisi imunitas menunjukkan ke arah lebih baik. Mereka merupakan pasien kategori berat lantaran ada penyakit penunjang sebelumnya yang berisiko tinggi yakni kematian,” ujar Fariz.

Diakui Fariz, sebenarnya Kabupaten Cirebon sudah memiliki alat dan sumber daya manusia yang mumpuni. Selain bisa membuat plasma di PMI Kabupaten Cirebon, juga diperkuat dukungan teknologi lainnya dalam memproduksi plasma. Sambil melakukan identifikasi dari pasien sembuh untuk rela mendonorkan plasma darahnya kepada pasien positif Covid-19 yang masih dirawat.

“Secara teknis terapi plasma ini dapat memberikan antibodi atau imunitas tubuh terhadap pasien yang masih dilakukan perawatan. Sehingga dapat digunakan oleh pasien yang negatif,” jelas Fariz. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top