Connect with us

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Tradisi Muludan di Cirebon Terancam Ditiadakan

Berita Cirebon Radio

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Tradisi Muludan di Cirebon Terancam Ditiadakan

KEJAKSAN [89,2 CR] – Tradisi Maulid Nabi atau Muludan di Kesultanan Kanoman, Kasepuhan dan Kacirebonan terancam ditiadakan. Pasalnya gugus tugas merekomendasikan selama pandemi Covid-19 tidak ada kegiatan yang mengundang kerumunan, terlebih kasus terkonfirmasi positif di Kota Cirebon terus merangkak naik.

“Kami mengharapkan Kesultanan Kanoman, Kasepuhan dan Kacirebonan memahami kondisi ini,” ujar Ketua harian gugus tugas penanganan Covid-19, Agus Mulyadi, Rabu (16/9/20).

Gugus tugas mempertimbangkan berbagai hal diantaranya physical distancing dan kasus Covid-19 di Kota Cirebon. Ia khawatir penambahan positif akan meningkat signifikan sementara gugus tugas berusaha untuk menekan jumlah penularan.

“Ada pertimbangan yang akhirnya memutuskan untuk tradisi muludan ditiadakan,” ujarnya.

Pihaknya akan menyampaikan rekomendasi kepada Sultan Keraton Kanoman, Kasepuhan dan Kacirebonan. Dia berharap bisa dipahami apa yang menjadi keinginan gugus tugas.

“Dalam waktu dekat akan kami sampaikan,” ungkapnya.

Sekda juga berharap kepada Kesultanan Kanoman, Kasepuhan dan Kacirebonan  menerbitkan maklumat untuk para masyarakat dan pedagang agar bisa memahami situasi yang ada. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top