Connect with us

Ketegangan Warnai Deklarasi Pemakzulan Putra Mahkota Keraton Kasepuhan

Berita Cirebon Radio

Ketegangan Warnai Deklarasi Pemakzulan Putra Mahkota Keraton Kasepuhan

LEMAHWUNGKUK [89,2 CR] – Silaturahmi Akbar yang digelar Warga Keturunan dan kerabat dari Syech Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati), dan Pangeran Cakrabuana Syech Haji Abdullah Iman, yang tergabung dalam Santana Kesultanan Cirebon diwarnai keributan di gerbang Keraton Kasepuhan, Jumatn(14/8/20). Keributan terjadi saat mereka tengah membacakan deklarasi. Beruntung ketegangan bisa direda oleh pihak kepolisian.

Pantauan di lapangan, kubu Keraton Kasepuhan berjaga di pintu gerbang keraton kasepuhan Cirebon. Mereka berusaha membubarkan warga keturunan Syech Syarif Hidayatullah yang tengah membacakan deklarasi tersebut. Pembacaan deklarasi sendiri dilakukan setelah sebelumnya mereka tidak diizinkan masuk, untuk bersilaturahmi dengan PRA Luqman Zulkaedin.

Kerabat yang tengah membacakan deklarasi langsung mundur, dan kembali ke halaman Masjid sang Cipta Rasa Kasepuhan Cirebon.

Pangeran Kuda Putih Sebagai Ketua Umum Santana Kesultanan Cirebon, Raden Heru Rusyamsyi Arianatareja mengatakan bahwa tujuan dari mereka adalah untuk bersilaturahmi dengan PRA Luqman Zulkaedin, sesuai dengan surat yang sudah dikirim ke pihak keraton kasepuhan Cirebon.

“Tujuan kami ingin silaturahmi dan duduk bersama, tidak ada niat lain. Namun kami dihadang oleh oknum Keraton,” katanya.

Ia menegaskan, hanya ingin meluruskan sejarah Kesultanan Kasepuhan, karena selama ini sudah jauh dari harapan. Apalagi banyak adat istiadat yang sudah tidak digunakan, salah satunya pengangkatan putra mahkota.

“Keraton itu milik rakyat, kenapa kesannya seperti milik pribadi. Kemudian pengangkatan sultan harusnya melibatkan ulama, apalagi Sunan Gunung Jati adalah ulama besar,” tegasnya.

Terkait pengukuhan secara pribadi, Raharjo Djali sebagai Plt Sultan Sepuh, ia tidak mempermasalahkan. Karena tujuan utamanya bukan ingin menjadi sultan melainkan meluruskan sejarah yang telah dipendam sejak dulu. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top