Connect with us

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Cek Kesiapan Posko Penyekatan di GT Palimanan

Berita Cirebon Radio

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Cek Kesiapan Posko Penyekatan di GT Palimanan

PALIMANAN – Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, mengecek kesiapan posko penyekatan di GT Palimanan Tol Cipali, Kamis (29/4). Doni turut didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, pihaknya juga meninjau simulasi penyekatan yang dilaksanakan petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Dishub, BPBD, dan lainnya, terdahap kendaraan masyarakat yang kedapatan melaksanakan mudik di GT Palimanan Tol Cipali.

Para petugas tampak memberhentikan sejumlah kendaraan berpelat nomor dari luar Cirebon kemudian menanyakan daerah asal dan tujuannya. Selanjutnya petugas memasang stiker khusus di kendaraan tersebut dan langsung memutarbalikkan ke daerah asalnya.

Bahkan, petugas juga akan mengawalnya menggunakan kendaraan patwal untuk dikeluarkan melalui pintu tol terdekat. Pengawalan tersebut dilakukan karena pintu tol terdekat dari GT Palimanan Tol Cipali jaraknya sejauh 1 kilometer. Hal itu juga diperlukan untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut benar-benar memutar balik.

Dalam kesempatan itu, Doni berpesan, posko penyekatan GT Palimanan Tol Cipali benar-benar dijaga ketat untuk memastikan tidak ada kendaraan yang lolos. Bahkan, pihaknya mewanti-wanti agar posko penyekatan jangan sampai kosong.

“Mohon diperhatikan sehingga posko penyekatan ini terus dijaga, dan personel yang bertugas juga harus bertanggung jawab penuh dengan tugas yang diembannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, menyebutkan, terdapat 158 titik penyekatan di wilayah hukum Polda Jabar. Menurutnya, sebanyak 22 titik penyekatan disiapkan di jalur tol dan 136 titik di jalur arteri

“Setiap titik penyekatan dijaga personel gabungan yang bertugas secara bergantian setiap 8 jam, sehingga titik penyekatan ini 24 jam. Kami siapkan jumlah yang banyak untuk memaksimalkan penyekatan,” katanya

Namun, ia menekankan masyarakat jangan takut terhadap penyekatan yang dilaksanakan selama masa Operasi Ketupat Lodaya 2021 pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Pihaknya mengajak masyarakat mewaspadai betapa bahayanya Covid-19 sehingga harus berupaya bersama untuk mencegah penyebarannya.

“Saat ini, kasus Covid-19 di Jawa Barat relatif dapat dikendalikan sehingga harus dijaga bersama. Jangan sampai gara-gara libur Lebaran

banyak masyarakat yang mudik membuat penyebarannya semakin cepat dan kasusnya melonjak,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, mengatakan, ada sembilan titik penyekatan yang tersebar dari mulai jalur tol hingga jalur arteri. Di antaranya, GT Palimanan Tol Cipali, Dukupuntang, Weru, Ciperna, Losari, Ciwaringin, Susukan, dan lainnya.

Selain itu, pihaknya bersama Dinkes Kabupaten Cirebon juga menyiapkan pemeriksaan rapid test antigen. Nantinya, masyarakat yang kedapatan melaksanakan mudik akan dilakukan pemeriksaan rapid test antigen secara acak.

“Kami siapkan 1000 pcs pemeriksaan rapid test antigen di seluruh posko penyekatan di wilayah hukum Polresta Cirebon, dan dipastikan sarana prasarana termasuk tim kesehatannya juga sudah siap,” pungkasnya. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top