Connect with us

Ladeni Ajakan Bentrok, Kelompok Gangster di Cirebon Alami Luka dan Diamankan Polisi

Berita Cirebon Radio

Ladeni Ajakan Bentrok, Kelompok Gangster di Cirebon Alami Luka dan Diamankan Polisi

SUMBER [89,2 CR] – Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan sekelompok gangster yang terlibat bentrokan di Jalan By Pass Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (14/2/2021) sekira pukul 01.30 WIB dini hari.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, S. mengatakan, ada sepuluh anggota gengster yang diamankan jajarannya. Mereka berinisial RZ (17), MS (16), SF (17), NK (17), SP (17), VR (14), IU (16), AG (16), IAQ (21), dan TRM (20).

Mereka merupakan anggota gangster All Star yang terlibat bentrokan dengan gangster Jepang. Kelompok gangster tersangka lebih banyak sehingga kelompok lawan tidak berdaya.

“Para korbannya mengalami luka putus tiga jari, sayatan senjata tajam, memar, dan lainnya,” kata Kombes Pol M. Syahduddi, S.I.K, M.Si, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Senin (22/02/21).

Ia mengatatakan, peristiwa bermula dari ajakan bentrokan yang disampaikan kelompok gangster All Star di media sosial terhadap kelompok gangster Jepang di Pasar Gaya Arjawinangun. Kelompok gangster Jepang pun mendatangi lokasi sesuai waktu yang ditentukan.

Namun, setibanya di lokasi mereka tidak mendapati anggota kelompok gangster All Star. Dianggap batal gengster berjumlah 12 orang dengan empat motor bergegas pulang.

Setibanya di Jalan By Pass Arjawinangun, mereka dihadang kelompok para tersangka dan langsung terjadi bentrokan. Kelompok gangster All Star yang berjumlah 20 orang langsung menganiaya para korban menggunakan senjata tajam dan batu

“Tidak hanya menganiaya, tetapi para tersangka juga merusak sepeda motor korban. Jumlah korban yang mengalami luka-luka ada tiga orang,” ujarnya.

Syahduddi menyampaikan, lima bilah celurit, pedang, dan batu yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban berhasil diamankan sebagai barang bukti. Termasuk motor korban yang rusak akibat perbuatan kelompok gangster tersangka.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2014 juncto Pasal 170 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top