Connect with us

Launching BRT Ditunda, Operator Belum Tentukan Tarif

Berita Cirebon Radio

Launching BRT Ditunda, Operator Belum Tentukan Tarif

KEJAKSAN [89,2 CR] – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon memisahkan Launching Bus Rapid Transite (BRT). Operator BRT yakni PD Pembangunan (PDP) belum menyampaikan kalkulasi anggaran operasional. Namun demikian Pemkot Cirebon menilai peluncuran pada tanggal 12 April 2021 nanti.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi menjelaskan, rapat evaluasi antara Dinas Perhubungan, PDP dan Pemkot Cirebon pada, Senin (5/04/21) belum ada titik yang berkaitan rincian anggaran operasional. PDP diharapkan dalam waktu dekat akan segera disampaikan setelah rapat dengan pihak ketiga.

“PDP belum menyampaikan berapa biaya operasional, berapa tarifnya dan berapa bus yang dioperasikan,” kata Sekda kepada awak media.

Rincian anggaran operasional dengan besaran tarif dan subsidi yang diberikan Pemkot Cirebon kepada operator selaku PDP. Hal ini sangat penting demi kelangsungan operasional dan pelayanan pengguna BRT nanti.

“Kami belum bisa menentukan rinciannya belum disampaikan,” ujarnya.

Pemkot Cirebon lanjut Sekda, telah menganggarkan sebesar Rp 500 juta dari pos anggaran Dishub. Anggaran tersebut belum bisa diberikan selama belum mendapat rincian rincian biaya operasional.

Rencana peluncuran pada 12 April 2021 nanti dengan syarat seluruh persiapkan sudah matang. Baik kesepakatan antara operator dengan pihak ketiga, rute dan besaran tarif.

“Kalau sudah seluruhnya dan sudah matang baru bisa diluncurkan,” kata dia. [WLk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top