Connect with us

Manajemen Berkonflik, GTC Cirebon Terancam Ditutup

Berita Cirebon Radio

Manajemen Berkonflik, GTC Cirebon Terancam Ditutup

KESAMBI [89,2 CR] – Gunung Sari Trade Center (GTC) terancam ditutup. Penyebabnya kedua belah, yakni PT Toba Sakti Utama (TSU) dan PT Prima Usaha Sarana (PUS) saling klaim atas kepemilikan gedung tersebut. Sementara secara hukum belum ada putusan siapa yang berhak.

Kuasa hukum PT TSU Eka Agustrianto menjelaskan, kontrak TSU dengan Perumda Pasar Berintan selama 25 Tahun. Kemudian TSU menyerahkan pengelolaan dan marketing kepada PUS. Namun dalam perjalanan PUS tidak pernah melaporkan neraca keuangan kepada TSU dan bangunan yang dikelola tidak dirawat dengan baik.

“Tahun 2009 kerjasama kami jalin, ternyata PUS sebagai anak perusahaan tidak menjalankan tugas dengan baik. Kami selama ini hanya membiarkan, namun lama kelamaan manajemen semakin tidak karuan dan bangunan rusak,” ujarnya kepada awak media, Jumat (18/9/20).

Atas dasar itu, TSU akan memutus kerjasama dengan PUS. Selanjutnya pengelolaan dikuasai sepenuhnya oleh TSU. Untuk memperbaiki manajemen dan gedung, TSU akan menutup GTC, sedangkan tenant yang sudah disewa diminta untuk keluar. Terkait sewa, ia menyarankan untuk berkomunikasi dengan PUS.

“Kami akan hadapi proses hukumnya, tapi kami tegas akan menutup GTC. Soal tenant yang sudah disewa silakan dengan yang bersangkutan,” katanya.

Terpisah Karyawan PT Prima Usaha Sarana, Frediyanto mengaku keberatan jika GTC ditutup. Pasalnya belum ada keputusan secara hukum yang inkrah antara TSU dengan PUS. Sementara di tempat ini masih ada beberapa tenant yang beroperasi.

“Tuntaskan dulu antara kedua belah pihak baru setelah ada keputusan ditutup,” paparnya.

Mengenai perbaikan gedung, Frediyanto menuturkan, berdasarkan permintaan dari penyewa. Sistem ini diterapkan mengingat kondisi GTC sejak beberapa tahun sepi pengunjung. Bahkan banyak pedagang yang mengundurkan diri.

“Kalau kami perbaiki kemudian tidak ada yang menyewa bagaimana, apalagi kondisinya sepi. Total di GTC sebanyak 30 kios sedangkan yang masih aktif 4 kios. Jumlah karyawan sendiri sebanyak 12 orang,” pungkasnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top