Connect with us

Mendadak Tutup, PT Tata Karya Rubberindo Cirebon Digeruduk Ratusan Karyawan

Berita Cirebon Radio

Mendadak Tutup, PT Tata Karya Rubberindo Cirebon Digeruduk Ratusan Karyawan

PLERED [89,2 CR] – Ratusan karyawan PT Tata Karya Rubberindo di Desa Cangkring, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon menggeruduk perusahaan sendiri, Kamis (2/7/20). Pekerja mempertanyakan kebijakan perusahaan yang menyatakan tutup tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Koordinator aksi, Johan Sihotang menyebutkan, perusahaan menyatakan tutup secara mendadak pada 27 Juni 2020. Setelah itu, para pekerja tidak diperkenankan untuk bekerja. Sementara hak-hak pekerja telah diberikan, tapi tanpa ada rincian.

“Kami hanya menuntut perusahaan transparan baik tentang kondisi perusahaan dan soal pemberian hak karyawan, tanpa ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Ia menduga, pihak perusahaan sengaja memecat seluruh pekerja kemudian diganti dengan pekerja lain. Pasalnya, perusahan rela mengeluarkan biaya pembelian mesin saat pandemi Covid-19 ini.

“Kalau memang pailit, kenapa masih bisa membeli alat yang nilainya sampai Rp. 1 miliar. Ini pertanyaan, ada indikasi sengaja ingin mengganti karyawan lama yang berjumlah 117 orang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya, M Machbub mengatakan hal yang sama. Perusahaan tidak bisa langsung menyatakan tutup, karena ada prosedur yang harus ditempuh. Salahsatunya laporan keuangan selama dua tahun yang mengalami penurunan drastis.

“Tidak bisa langsung tutup, karena ada mekanisme dan aturan yang harus ditempuh,” tambah dia.

Dirinya mengancam, akan mendatangkan massa yang lebih banyak jika keinginan para pekerja tidak dikabulkan. Bahkan ia berencana mengambil jalan mediasi ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top