Connect with us

Mendagri Apresiasi Upaya Pemkab Cirebon Tangani Pandemi Covid-19

Berita Cirebon Radio

Mendagri Apresiasi Upaya Pemkab Cirebon Tangani Pandemi Covid-19

SUMBER – Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, mengapresiasi Pemkab Cirebon menangani pandemi Covid-19. Pasalnya, secara statistik nasional penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon selama PPKM darurat mengalami penurunan signifikan.

Ia menyampaikan, turunnya kasus Covid-19 menandakan baiknya treatmen dan sistem kesehatan yang dilakukan Pemkab Cirebon. Sehingga kasusnya pun menurun seiring mobilitas warga selama PPKM darurat turut mengalami penurunan.

“Itu memang sudah baik, tapi upaya penanganannya harus ditingkatkan agar kasus di Kabupaten Cirebon terus menurun. Kedatangan saya ke Kabupaten Cirebon untuk memberikan perhatian lebih,” terangnya, Rabu (28/7/2021).

Disampaikannya, letak Kabupaten Cirebon jauh dari Bandung tetapi Pemkab Cirebon berhasil menurunkan angka penyebaran Covid-19 selama PPKM diberlakukan. Padahal, karakteristik aglomerasi wilayah Cirebon dan sekitarnya sama seperti di Bandung Raya.

Tito juga menyoroti penurunan Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit di Kabupaten Cirebon yang sempat mencapai 90 persen akibat penambahan kasus Covid-19 dalam satu hari mencapai 500 orang. Kini BOR tersebut turun hingga 70 persen.

“Kami memandang kondisi tersebut masih belum aman sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon harus digencarkan. Saya menitipkan hal ini kepada pemerintah daerah,” ucapnya.

Tito mengungkapkan angka kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon berada pada posisi 1,3 persen dan jumlah tersebut di bawah angka nasional. Sehingga pihaknya meminta supaya angka kematian terus ditekan.

Jika mobilitas dan kerumunan warga bisa diturunkan serta kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan terutama penggunaan masker maka dapat dipastikan kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon semakin menurun.

Tito memberikan catatan penting, terkait insentif nakes yang harus ditingkatkan. Hal itu karena, baru 16 persen saja yang terserap. Anggaran sebesar Rp 54 milyar yang sudah disediakan, harus bisa dikelola dengan baik supaya insentif nakes bisa diterima sesuai dengan aturan.

“Potensi untuk bantuan covid di Kabupaten Cirebon juga sangat banyak. Dari CSR perusahaan, Baznas, dan dari kalangan masyarakat lainnya yang peduli dengan kondisi pandemi ini untuk membantu sesama,” pungkasnya. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top