Connect with us

Panjang Jimat di Keraton Kanoman Digelar Terbatas dengan Prokes Ketat

Berita Cirebon Radio

Panjang Jimat di Keraton Kanoman Digelar Terbatas dengan Prokes Ketat

LEMAHWUNGKUK – Tradisi panjang jimat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kanoman digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi menuturkan, penyelenggaraan tradisi panjang jimat pada tahun 2021 ini meniadakan undangan dan hanya diikuti keluarga besar dan kerabat dekat keraton saja.

“Pelal ageng atau puncak peringatan Maulid Nabi di Keraton Kanoman digelar dalam tradisi panjang jimat. Namun, dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 tradisi ini dilaksanakan terbatas,” terangnya, Selasa (19/10).

Dijelaskannya, tradisi panjang jimat merupakan pakem leluhur yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga Keraton Kanoman memutuskan tetap menggelar tradisi tersebut dan menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

Diantaranya, meniadakan pasar malam muludan, meniadakan undangan, tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan lainnya. Peniadaan undangan bertujuan untuk mengurangi warga yang datang ke Keraton Kanoman.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat tidak perlu hadir di tradisi tersebut dan segenap kalangan yang terlibat dalam acara muludan hampir seluruhnya merupakan keluarga keraton. Mereka pun dipastikan senantiasa menjaga protokol kesehatan.

“Istilah panjang jimat berasal dari kata panjang, yaitu piring pusaka berbentuk bundar besar pemberian pertapa suci bernama Sanghyang Bango dari Gunung Siangkup. Sedangkan istilah Jimat yaitu sebuah benda apa pun yang memiliki nilai sejarah dan nilai pusaka yang harus dijaga,” paparnya.

Malam pelal ageng dimulai dari pukul 19.30 WIB dan diawali dengan doa tawasul di pendopo jinem. Kemudian dilanjutkan ngawejang lan ngawedar babad panjang jimat dan sejarah kesultanan Kanoman dan persiapan sajian pelal.

Setelah proses sembah bakti Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran ke Kanjeng Gusti Sultan Raja Muhammad Emirudin dilakukan iring-iringan pawai alegoris menuju masjid agung Keraton Kanoman. Di masjid dilakukan prosesi pembacaan Srakalan Maulid dan Barzanji yang dipimpin oleh penghulu Kesultanan Kanoman hingga selesai sekitar pukul 01.00 WIB. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top