Connect with us

Pedagang Pasar Gunung Sari Khawatir, Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon Tegaskan Tetap Buka

Berita Cirebon Radio

Pedagang Pasar Gunung Sari Khawatir, Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon Tegaskan Tetap Buka

KESAMBI [89,2 CR] – Polemik internal manajemen Gunung Sari Trade Center (GTC) membuat cemas para pedagang pasar. Selain hadirnya keberadaan ormas di tempat tersebut, berhembus kabar kalau pasar akan ditutup. Atas hal itu para pedagang mengadu kepada Perumda Pasar Berintan.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar (IPP) Gunung Sari, Adam Purnama mengaku pedagang dan pembeli merasa was-was sejak sepekan ini. Banyak yang mempertanyakan soal keberadaan pasar tradisional. Mereka khawatir pasar tradisional ikut ditutup, padahal secara pengelolaan berbeda.

“Kami meminta kepada Perumda Pasar membuat pengumuman kalau pasar tradisional tetap buka. Pasalnya pedagang dan pembeli mempertanyakan, apakah pasar juga akan ditutup,” ungkapnya usai menemui direksi Perumda Pasar, Senin (21/9/20).

Kehadiran ormas di GTC menurutnya cukup membuat resah. Meski tidak menganggu namun dikhawatirkan terjadi perselisihan yang berimbas pada pedagang pasar. Ia tidak ingin konflik di internal berpengaruh terhadap pedagang dan pembeli pasar Gunung Sari. Terlebih pasar ini memiliki segudang prestasi .

Kekhawatiran kami kalau ribut nanti berimbas kepada pedagang. Sejak ada di GTC belum ada yang mengganggu kami. Kami tidak ingin pasar dengan standar SNI di Cirebon tercoreng dengan orang yang memiliki kepentingan,” tuturnya.

Di tempat yang sama Dirut Perumda Pasar, Sekhurohman meminta kedua belah pihak segera menyelesaikan konflik secepatnya, agar tidak berpengaruh kepada aktifitas pasar tradisional. Ia menegaskan, kepada kedua belah pihak, konflik internal jangan mencampuri keberadaan pedagang pasar tradisional.

“Kami tegaskan pasar tetap buka seperti biasa kami juga minta jangan campuri pasar tradisional dengan konflik internal GTC,” katanya.

Namun demikian ia tidak ingin masuk ke lingkungan konflik. Baginya Perumda Pasar telah berkomitmen dengan PT Toba Sakti Utama (TSU) bukan dengan anak perusahaan sebagai pengelola GTC. Mengenai keberadaan ormas, dirinya meminta tetap tertib dan menjaga kondusifitas. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top