Connect with us

PN Kota Cirebon Eksekusi Ruko di Jalan Winaon

Berita Cirebon Radio

PN Kota Cirebon Eksekusi Ruko di Jalan Winaon

LEMAHWUNGKUK [89,2 CR] – Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon eksekusi terhadap delapan ruko yang terletak di Jalan Winaon, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu (7/04/21). Empat ruko sudah dikosongkan sebelum proses eksekusi, sementara empat ruko lainnya belum dilakukan pengosongan saat eksekusi berlangsung.

Empat ruko ini dieksekusi paksa setelah proses penyerahan objek eksekusi secara sukarela tidak dilakukan oleh tergugat. Penggugat sendiri adalah Wika Tendean, seorang pengusaha Cirebon. Sementara empat ruko yang dieksekusi tersebut telah didiami oleh pihak lain tanpa menyewa selama bertahun-tahun.

“Pemohon yaitu Wika Tendean, eksekusi dilakukan karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Di mana bermula pada 2017 lalu terdapat gugatan terkait keberadaan ruko ini, pihak Wika Tendean sebagai penggugat menang di tingkat pengadilan, kemudian ada banding tapi menguatkan putusan pengadilan, hingga tingkat kasasi tergugat kalah karena ditolak,” ujar juru bicara PN Cirebon, Aryo Widiatmoko.

Aryo menambahkan, dalam proses penyerahan objek yang berlangsung selama 16 hari, empat penghuni yang mendiami ruko milik Wika Tendean ini tidak bersedia menyerahkan ruko secara sukarela.

“Pihak yang kalah tidak melakukan isi putusan secara sukarela. Kemudian setelah proses penyerahan objek sesuai ada ketentuan constatering atau pencocokan lokasi eksekusi dengan isi putusan. Jangan sampai kita salah objek eksekusi,” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum Wika Tendean, Kuswara S.Taryono mengatakan, para tergugat yang mendiami ruko milik kliennya sudah bertahun-tahun menghuni ruko tersebut.

“Mereka itu sudah tahunan ada di situ, tanpa memiliki tanpa menyewa, tahunan lho, klien kami kurang apa coba,” ujarnya.

Menurutnya, proses eksekusi ini bukan hal yang tiba-tiba dilakukan. Ada proses yang ditempuh sesuai dengan prosedur.

“Ada proses yang kami tempuh sebelumnya, ada musyawarah dan lain-lain, tapi mereka tetap saja mendiami ruko tanpa status apapun,” ujarnya.

Usai eksekusi, menurutnya, pihaknya belum mengetahui akan digunakan apa ruko tersebut.

“Tentunya itu hak dari pemilik yaitu Pak Wika,” tuturnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top