Connect with us

Polres Ciko Bongkar Sindikat Pencurian Modus Ganjal ATM

Berita Cirebon Radio

Polres Ciko Bongkar Sindikat Pencurian Modus Ganjal ATM

KEJAKSAN – Polres Cirebon Kota membongkar sindikat pencurian dengan penberatan modus mengganjal ATM. Sindikat tersebut beranggotakan empat orang yakni MER, PER, IM, dan JS.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Siregar menuturkan, sindikat tersebut telah beraksi hingga 18 kali di wilayah Cirebon dan Indramayu. Diantaranya, 10 kali di Kota Cirebon, 5 kali di Kabupaten Cirebon dan 3 kali di Kabupaten Indramayu.

“Kami berhasil mengungkap kasus ini diawali dengan menangkap JS di Bogor. Kemudian langsung kita kembangkan dan akhirnya tiga pelaku lain diamankan di Lampung,” jelasnya, Sabtu (18/9).

Disampaikannya, empat pelaku yang tergabung dalam sindikat tersebut memiliki tugas masing-masing. Dari mulai MER yang bertugas memasang tusuk gigi di lubang mesin ATM.

Selanjutnya MER berpindah tempat dan saat ada korban datang dipastikan akan kesulitan memasukan kartu mesin ATM yang terganjal tusuk gigi. MER pun langsung beraksi dengan berpura-pura membantu.

Namun, MER justru mengganti kartu ATM korban dengan kartu ATM lain yang telah disiapkannya tanpa sepengetahuan korban. Sehingga saat korban berusaha memasukan kartu ATM ke mesin ATM dipastikan gagal.

Saat itu, MER meminta korban akan menuliskan PIN ATM. Saat itu, di layar mesin ATM muncul tulisan kartu tidak dapat digunakan karena kartu ATM korban telah ditukar dengan kartu palsu.

Sedangkan IM yang berpura-pura mengantri bertugas mengintip dan mencatat PIN ATM milik korban di handphonenya. Nomor PIN tersebut akan dikirim ke pelaku lainnya yang berinisial PER.

“Setelah menerima PIN, PER akan menguras saldo korban di ATM lain menggunakan kartu ATM yang ditukar oleh MER. Tugas lain dari PER adalah mengamati situasi sekitar ATM,” paparnya.

Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku. Diantaranya, belasan kartu ATM palsu dari berbagai bank, dua unit mobil, dua handphone, tusuk gigi, tas pinggang, dan lainnya.

“Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Kami menghimbau masyarakat selalu hati-hati dan waspada terhadap aksi kejahatan seperti ini,” pungkasnya. [CR01]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top