Connect with us

RPJMD Kota Cirebon Berubah, Fokus Dampak dan Pasca Pandemi COVID-19

Berita Cirebon Radio

RPJMD Kota Cirebon Berubah, Fokus Dampak dan Pasca Pandemi COVID-19

KEJAKSAN [89,2 CR] – Pemda Kota Cirebon ekspose perubahan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cirebon 2018-2023 di Griya Sawala, DPRD Kota Cirebon, Jumat (22/01/21). Perubahan RPJMD disebabkan situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada semua sektor.

Wali Kota Cirebon Drs Nashrudin Azis mengatakan, RPJMD yang baru lebih mengacu kepada penyesuaian di masa pandemi dan pasca pandemi COVID-19. Banyak sektor yang terdampak termasuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat.

“Ini baru bagi seluruh daerah di Indonesia. Dasarnya atas kebijakan pusat dan provinsi Jabar. Tentunya lebih fokus penanganan COVID-19,” ungkap Wali Kota Cirebon usai rapat, Jumat (22/01/21).

Lebih lanjut Azis menjelaskan banyak sektor yang terdampak pandemi seperti pendidikan, sosial, jasa dan pariwisata. Sedangkan sektor yang terdampak pasca COVID adalah ekonomi yang menyebabkan meningkatnya kemiskinan. Hal ini yang harus diperbaiki oleh Pemda Kota Cirebon.

“Tugas kami sebagai pemerintah harus bisa memperbaiki semuanya. Karena pandemi sangat dirasakan masyarakat saat ini,” tuturnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Iing Daiman mengungkapkan, perubahan RPJMD yang sudah pada tahapan evaluasi, tidak akan merubah pencanangan visi misi walikota dan wakilnya.

Perubahan diantaranya hanya menyentuh beberapa target pencapaian, itupun dalam indikator makronya saja disesuaikan. Perubahan RPJMD harus juga disesuaikan dengan regulasi diatasnya, yakni tingkat nasional dan provinsi. Sehingga yang dibuat dan dirubah di daerah tidak bertentangan malah bisa selaras.

“Perubahan RPJMD ini akan memberikan nilai lebih, pasalnya hasilnya bisa dilaksanakan pada sisa periode RPJMD,” ungkapnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top