Connect with us

Ruang Isolasi Penanganan Covid-19 Di Kota Cirebon Menipis

Berita Cirebon Radio

Ruang Isolasi Penanganan Covid-19 Di Kota Cirebon Menipis

KEJAKSAN [89,2 CR] – Ketersediaan ruang isolasi di Kota Cirebon sangat terbatas. RSUD Gunung Jati tersisa 21 tempat tidur dan RS Cermai 15 tempat tidur. Kapasitas yang ada tidak akan mampu menampung lonjakan pasien terkonfirmasi positif Covid- 19.

“Kalau jumlahnya terus meningkat, kami imbau 80 pasien terkonfirmasi positif menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Kadinkes Kota Cirebon, Edy Sugiarto disela-sela swab test massal di Setda, Senin (14/9/20).

Edy mengklaim treatment yang diberikan kepada pasien positif Covid-19 ampuh mengobati. Mereka diberikan Azitromisin, asetaminofen dan vitamin C dosis tinggi. Treatment terbukti kepada Sekretaris Daerah dan ajudan dalam sepekan telah sembuh.

“Treatment kami sesuai yang disarankan oleh ketua IDI, alhamdulillah sembuh,” ujarnya.

Pihaknya telah melakukan testing sebanyak 4.300 kali, Rapid test 8.000 kali dan tracing 600 kali. Dari data itu terkonfirmasi positif 128 orang, isolasi 36 dan selesai isolasi 83 orang dan 9 meninggal dunia.

Ia menganggap wilayah Kota Cirebon seluruhnya masuk zona merah. Pasalnya mobilitas masyarakat di Kota Cirebon sangat tinggi. Diantara yang datang ke Kota Cirebon tidak bisa dipastikan apakah terkonfirmasi positif atau tidak. Karena tren saat ini pasien terkonfirmasi merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Jumlah penduduk 200 ribu tapi kalau siang itu ada 2 juta. Jadi tidak bisa diduga namun yang pasti penyebaran akan lebih cepat jika kondisinya demikian,” tambah Edy

Saat ini klaster perjalanan dan keluarga yang mendukung penyebaran. Kemudian klaster perkantoran dan kluster pasar. Sebagian besar yang alami pasien Covid-19 merupakan OTG. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top