Connect with us

Sidak ke Pelindo, Komisi II DPRD Kota Cirebon Temukan Pelanggaran

Berita Cirebon Radio

Sidak ke Pelindo, Komisi II DPRD Kota Cirebon Temukan Pelanggaran

KEJAKSAN [89,2 CR] – Komisi II DPRD Kota Cirebon mendatangi bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon, Rabu (16/9/20). Hasilnya pihak Pelindo II Cirebon tidak menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tidak memasang alat indikator udara. Padahal kedua poin tersebut sangat penting bagi aktifitas bongkar muat dan masyarakat sekitar Pelabuhan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Watid Syahriar mengatakan, kedatangan ini berdasarkan keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan debu bongkar muat batu bara. Setelah melihat langsung ternyata Pelindo sebagai operator tidak mengindahkan beberapa hal sehingga mencemari lingkungan.

“Batu bara yang ada di kapal tongkang itu menggunung, saat musim angin tentu terbawa sampai kepada pemukiman warga. Harusnya dirapihkan,” tegas Watid.

Sementara itu di tempat yang sama, anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno merasa Pelindo tidak serius dalam penanganan pencemaran lingkungan. Terbukti alat pengukur polusi yang dimiliki rusak dan tidak kunjung diperbaiki.

“Persoalan ini sudah ada sejak 2015. Rekomendasi yang kami sampaikan beberapa tahun lalu ternyata tidak disikapi oleh Pelindo,” katanya.

Ia juga mengeluhkan SOP yang diterapkan Pelindo. Berdasarkan hasil kunjungan di lapangan mendapati proses bongkar muat dan proses pengiriman batu bara tidak menerapkan SOP. Padahal SOP sangat penting untuk kesehatan pekerja dan masyarakat di sekitar Pelabuhan.

“SOP dilanggar, alat pengukur tidak ada, wajar kalau akhirnya masyarakat mengeluhkan debu batu bara,” tambahnya.

GM Pelindo II Cirebon, Abdul Wahab mengaku telah menjalankan rekomendasi yang disampaikan oleh anggota DPRD sejak persoalan debu bongkar muat batu bara muncul dipermukaan. Bahkan sudah dijalankan dengan baik dengan proses pengawasan yang cukup ketat.

“Nanti alat yang rusak kami ganti baru, kami juga sudah pasang jaring penahan debu dan rajin menyemprot baik di bongkar muat dan di jalan,” tuturnya.

Terkait kembali muncul persoalan tersebut, ia menganggap sebagai fungsi kontrol masyarakat. Hal serupa tidak akan diulangi dan akan lebih mengawasi lebih ketat. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top