Connect with us

Temukan Kejanggalan PPDB, Komisi III DPRD Kota Cirebon Kecewa

Berita Cirebon Radio

Temukan Kejanggalan PPDB, Komisi III DPRD Kota Cirebon Kecewa

KEJAKSAN [89,2 CR] – Komisi III DPRD Kota Cirebon kecewa dengan proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN Cirebon. Banyak pelajar Kota Cirebon yang gagal masuk padahal secara persyaratan sudah terpenuhi. Justru terdapat pelajar dari luar Kota Cirebon yang lolos PPDB.

Rapat Komisi III dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah X di ruang rapat kantor DPRD Kota Cirebon pada Kamis (9/7/20), berlangsung tegang. Banyak pertanyaan tidak dijawab jelas oleh KCD, justru menyalahkan kepada sistem PPDB.

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik menemukan banyak kejanggalan dalam proses PPDB. Dari hasil investigasi di salah satu sekolah terdapat kejanggalan pada 40 pelajar yang lolos PPDB. Jarak antara sekolah dengan rumah sangat dekat, padahal asal sekolahnya di Kabupaten Cirebon.

“Kami beri contoh, ada yang sekolahnya di Suranenggala tapi saat mendaftar dengan zonasi jarak rumah ke sekolah yang dituju hanya 100 Meter. Apakah mungkin sedangkan zonasi berdasarkan tempat tinggal. Yang seperti itu masuk sementara yang warga Kota Cirebon tidak masuk,” tetegasnya.

Bukan hanya itu, sekolah mengabaikan Pergub Nomor 16 Tahun 2019 tentang PPDB. Pasalnya saat verifikasi banyak pendaftar memiliki Kartu Keluarga (KK) yang dibuat kurang dari 1 Tahun. Ia mengancam persoalan ini akan disampaikan ke Gubernur Jabar dan Kementerian.

“Banyak aturan yang ditabrak bahkan dilanggar. Kami akan adukan mengenai persoalan ini,” ujarnya.

Sementara itu Suwandi Permana Koordinator KCD wilayah X menyerahkan persoalan tersebut kepada sistem. Pihaknya sudah menjalankan tugas sesuai dengan apa yang tertuang di dalam Pergub Nomor 16 Tahun 2019.

“Justru adanya PPDB online kami terbantu. Kalau pun ada yang salah sistemnya sudah seperti itu,” ujarnya. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

To Top