Connect with us

Terkendala Adat Istiadat, Siswa SD di Argasunya Kota Cirebon Tidak Ikut PJJ

Berita Cirebon Radio

Terkendala Adat Istiadat, Siswa SD di Argasunya Kota Cirebon Tidak Ikut PJJ

HARJAMUKTI [89,2 CR] – Prihatin, siswa di SDN Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon tidak bisa ikut Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon di masa AKB. Adat istiadat yang mendasari siswa tidak bisa mengikuti sistem tersebut.

Kepala SDN Lebakngok Kota Cirebon, Muhammad Achyani menjelaskan, wilayah tersebut masih melestarikan adat istiadat, salah satunya dilarang ada teknologi yang masuk. Agar sistem pembelajaran tetap berjalan, wali kelas mengunduh materi dari youtube. Meski terlambat satu hari, para siswa tetap bisa mengikuti pelajaran yang ditayangkan tv lokal.

“Kami harus taat kepada adat istiadat di daerah tersebut. Namun kami ingin tetap anak-anak bisa mengikuti pelajaran,” ujarnya, Senin (4/8/20).

Materi yang telah diunduh oleh wali kelas, akan disampaikan door to door ke rumah murid. Kunjungan ke rumah murid disesuaikan dengan kemampuan wali kelas. Bukan hanya itu siswa juga diberikan kertas soal yang dikumpulkan setiap beberapa hari sekali.

“Materi disampaikan ke murid dirumahnya, sambil dijelaskan. Kemudian ada soal yang nanti dikumpulkan,” tambah dia.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahyono mengapresiasi semangat yang dilakukan para guru yang ada di SDN Lebakngok. Kekurangan yang dimiliki menjadi kelebihan yang dapat dirasakan oleh semua murid.

“Sangat mengapresiasi sekali. Adat istiadat tetap dihormati tapi anak-anak tetap mendapat ilmu,” tuturnya.

Hal tersebut tambah Irawan, harus ditiru oleh seluruh sekolah di Kota Cirebon. Kendala yang dialami harus ada solusi, karena guru merupakan tugas yang mulia demi mencerdaskan anak bangsa. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top