Connect with us

Unjuk Rasa Kekerasan Oleh Aparat, Jurnalis Cirebon Kecewa Tidak Ditemui Kapolres

Berita Cirebon Radio

Unjuk Rasa Kekerasan Oleh Aparat, Jurnalis Cirebon Kecewa Tidak Ditemui Kapolres

KEJAKSAN [89,2 CR] – Jurnalis yang bertugas di Cirebon unjuk rasa di depan Mapolres Cirebon Kota, Senin (12/10/20). Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap belasan jurnalis yang mengalami kekerasan saat terjun langsung meliput aksi unjuk rasa menolak UU Cipta kerja pada Kamis lalu, (9/10/20).

Puluhan jurnalis dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) long march dari jalan Kartini menuju jalan Veteran.

Ketua IJTI Cirebon Raya, Faisal Nuratman mengatakan, tindakan intimidasi dialami oleh wartawan PRTV. Saat itu oknum dari kepolisian dengan nada mengancam meminta untuk menghapus gambar bentrok antara pendemo dengan polisi.

“Harusnya polisi paham dengan tugas jurnalis bukan mengintimidasi apalagi sampai memaksa,” ungkapnya.

Sayangnya aksi para jurnalis tidak disambut baik oleh jajaran pejabat Polres Cirebon Kota. Pasalnya aksi tidak ditemui oleh Kapolres AKBP Syamsul Huda, padahal sejak tadi pagi berada di kantor.

“Tidak ada pejabat yang menerima, hanya anggota yang berjaga. Yang kami inginkan berdiskusi dan menyampaikan aspirasi ini,” tambahnya.

Faizal berencana akan menyampaikan perihal tersebut kepada dewan pers dan Mabes Polri melalui organisasi yang ada di pusat. Hal ini sebagai upaya mediasi antara jurnalis Cirebon dengan Kapolres Cirebon Kota.

“Akan kami laporkan ke organisasi di pusat dan diteruskan ke dewan pers dan Polri,” tegasnya.

Sebagai ungkapan kekecewaan, awak media menggelar aksi memunggungi Mako Polres Cirebon Kota dan tabur bunga ke Id Card para jurnalis di bawah kaki petugas yang tengah berjaga. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top