Connect with us

Wakil Wali Kota Bersyukur, 18 Kelurahan di Kota Cirebon Dapatkan Bantuan Rutilahu

Berita Cirebon Radio

Wakil Wali Kota Bersyukur, 18 Kelurahan di Kota Cirebon Dapatkan Bantuan Rutilahu

KESAMBI [89,2 CR] – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat menggelontorkan anggaran untuk ratusan paket program rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Cirebon. Rabu (10/02/21). Prosesnya dimulai dengan memberikan sosialisasi kepada unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Badan Keswadayaan Masyarakat  (BKM) dari 18 kelurahan penerima.

Kabid Perumahan Disperkim Jabar, Ir Muh Eko Damayanto MT menjelaskan, tahun ini Pemprov memberikan 630 paket bantuan sosial rutilahu yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Setiap kelurahan akan mendapat 136 paket bantuan rutilahu.

“Kota Cirebon akan dibagi untuk 18 kelurahan. Masing-masing kelurahan akan mendapatkan kuota yang sama,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (10/02/21).

Masih kata Eko, alokasi anggaran per-unit sebesar 17,5 Juta. Setiap unitnya terbagi kedalam dua alokasi, yakni 16,5 juta untuk belanja bahan bangunan, dan satu juta untuk operasional, termasuk didalamnya 750 ribu untuk ongkos tukang dan proses administrasi.

“Anggaran sudah dialokasikan sesuai dengan kebutuhan. Jadi sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya.

Kepada para BKM di masing-masing kelurahan, Eko menekankan beberapa hal diantaranya, meminta BKM untuk memberi pemahaman yang cukup kepada para calon penerima manfaat.

Selain itu, mengingat dengan nilai 17,5 juta yang diberikan tidak akan mencukupi untuk membangun rumah secara utuh, BKM diminta untuk tetap mengedepankan prinsip swadaya masyarakat dalam pelaksanaannya nanti.

Eko juga menekankan agar pihak BKM serius dalam mengurus administrasi, karena program ini akan diperiksa oleh Inspektorat hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Pertanggungjawaban dana yang dipakai pada program ini akan disoroti banyak lembaga, jadi diharapkan dapat disalurkan kepada penerima bantuan serta penerima manfaat dengan baik,” kata Eko.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengakui bahwa persoalan rutilahu menjadi persoalan sosial yang sulit diselesaikan oleh Pemda Kota Cirebon karena keterbatasan anggaran. Sehingga program yang digelontorkan Disperkim Jabar ini akan sangat membantu dan bermanfaat, terlebih untuk tahun ini jumlah yang diberikan lebih dari dua kali lipat pada tahun sebelumnya.

“Terima kasih, rutilahu tahun ini naik dua kali lipat dari tahun lalu, ini bukti bahwa pak Gubernur konsentrasi memberikan tempat tinggal layak bagi masyarakatnya,” ungkap Eti.

Dengan adanya 630 unit bantuan rutilahu ini, kata Eti, bisa membantu menyelesaikan persoalan rutilahu, yang menurut data di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) masih ada sekitar 4.982 rutilahu di Kota Cirebon.

“Di tengah keterbatasan, Pak Gubernur tetap memprioritaskan ini, alhamdulillan kita terbantu, jadi dengan bantuan ini, masih ada sekitar 4.000 lagi yang harus diselesaikan, kita akan upayakan anggaran yang lain,” kata Eti. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top