Connect with us

Masuk Musim Kemarau, Wilayah 3 Cirebon Alami Perubahan Cuaca

Berita Cirebon Radio

Masuk Musim Kemarau, Wilayah 3 Cirebon Alami Perubahan Cuaca

KEJAKSAN [89,2 CR] – Perubahan cuaca di wilayah 3 Cirebon sepekan ini disebabkan oleh pergerakan angin atau tengah memasuki musim kemarau. Hal ini lumrah terjadi pada kondisi demikian dan bukan termasuk fenomena alam.

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kertajati, Ahmad Faa Iziyn mengatakan, kondisi tersebut diakibatkan karena adanya pergerakan massa udara dingin dan kering dari Australia ke Asia yang melewati wilayah kepulauan Indonesia.

“Ini gejala alam musim kemarau, karena Juni-Oktober masuk kemarau dan ada pergerakan udara dilangit Indonesia,” ungkap Faa Iziyn, Selasa (28/7/20).

Pada kondisi musim kemarau seperti saat ini, lanjut Faa Iziyn, tutupan awan yang menyelimuti bumi sangat sedikit, atau bumi sama sekali tak diliputi oleh awan. Pada saat kondisi tersebut, panas yang diserap oleh atmosfer pada siang hari akan sangat mudah dilepas pada malam hari, sehingga akan membuat udara dan suhu di malam hari terasa lebih dingin dari biasanya.

“Panas di siang hari, akan berubah jadi udara lebih dingin di malam hari,” lanjut Faa Iziyn.

Di tengah kondisi udara yang lebih dingin dari biasanya, terutama di malam hari, ditambahkan Faa Iziyn, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktifitas diluar rumah, mengenakan pakaian tebal atau menggunakan selimut, menggunakan krim pelembab karena kondisi udara saat ini lebih rentan menyebabkan kulit kering, hingga mencukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mengantisipasi dehidrasi.

“Pantauan dua hari terakhir suhu udara minimum berkisar antara 20-23 derajat celcius, ini diprakirakan akan berlangsung hingga September, ini merata hampir seluruh Jawa,” ujar Faa Iziyn. [Wlk]

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita Cirebon Radio

Trending

Berita Cirebon Radio

To Top